Search blog.co.uk

Archives for: November 2006

Jawaban

by langitku @ 2006-11-27 - 04:41:25

Mustinya saya sudah tulis ini beberapa hari yang lalu,tapi karena satu dan lain hal, yang pasti baru terrealisasikan sekarang.
Dan kemungkinan yang lain adalah setelah malam minggu kemaren, sepupu saya datang kerumah kasih kabar kalau mereka jadi menikah tanggal 21 bulan depan.
Sebuah pertanyaan yang sama, seperti sebelum-sebelumnya "kamu kapan?" yang selalu dilayangkan bapak dan ibu setiap kali saudara,teman atau siapapun yang masih ada hubungan dengan keluarga kami ada yang menikah.
Dan masih dengan jawaban yang sama aku mengatasi pertanyaan mereka, sebuah senyuman.
Tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih tenang setelah pertanyaan itu melayang.
Mungkin benar apa yang dikatakan teman saya, "kalau hidup ini adalah matematika mungkin yang tahu persis jawabannya adalah pelakunya".
Jika sang pelaku masih menunggu jawaban??
lewat blog bodoh ini, mohon segera dijawab.


 
 

Rantai Cinta

by langitku @ 2006-11-25 - 05:01:25

Cerita ini saya dapat dari seorang  teman yang sekantor dengan saya, semoga bisa menjadi pembelajaran bagi  kita semua.

Suatu senja,dia mengendarai mobil pulang ke rumah,Di bagian barat suatu daerah kecil ini, ingin mencari sebuah pekerjaan adalah suatu hal yang sangat sulit,tetapi dia tetap tidak menyerah.Musim dingin segera datang,hawa dingin juga telah menusuk saat membuka pintu.

Disepanjang jalan,kebanyakan orang-orang tidak melewati jalan ini,kecuali akan meninggalkan tempat ini,kebayakan orang-orang tidak melewati jalan ini,mereka ingin mewujudkan impian mereka.Namun ia tetap tinggal, ditempat ini ia besar,dan benar-benar mengenal bahkan tiap rumput dan pohon yang tumbuh.

Hari mulai gelap,salju mulai turun,dia mulai menambah kecepatan mobilnya.

Dan dengan sangat hati-hati mengendarai mobilnya,tiba-tiba ditepi jalan dia melihat wanita tua berdiri disana.kelihatannya wanita tua itu membutuhkan bantuan.Jadi dia segera berhenti didepan mobil wanita tua itu.

Walaupun dia tersenyum,namun ada sedikit kekhawatiran diwajah wanita itu.sudah lebih dari satu jam,juga tidak ada orang yang berhenti membantunya.Mungkin laki-laki itu melukainya? Laki-laki itu begitu miskin,kelihatannya tidak sedikitpun membuat orang menjadi tenang.Dia melihat wanita tua itu sedikit takut,berdiri ditengah-tengah angin dingin,tidak bergerak sedikitpun.laki-laki itu tahu apa yang dipikirkan wanita tua itu,"Aku datang untuk membantu Anda,Ibu.Mengapa Anda tidak berada didalam mobil saja untuk menghangatkan diri? O Yah namaku John." kata laki-laki itu.

Tidak berapa lama, dengan keahlianya, mobil itu telah selesai diperbaiki.Wanita tua itu begitu terharu,tidak tahu harus apa yang sebaiknya ia katakan.

Wanita tua itu menanyakan berapa yang harus ia bayar,berapapun yang diminta,wanita tua itu bersedia membayar.Tetapi John tidak menginginkan uang,menurut dia,dia hanya membantu orang yang membutuhkan pertolongan,dia tahu dahulu ketika dia membutuhkan bantuan,telah banyak orang yang membantunya.lalu dia berkata jika wanita tua itu benar-benar ingin berterimakasih padanya,dia meminta wanita tua itu dilain waktu jika bertemu dengan orang yang membutuhkan bantuan,juga segera melakukan hal yang sama yang telah laki-laki itu lakukan untuknya,disamping itu "ingatlah aku"

Melihat wanita tua itu bergerak pergi dengan mobilnya,hatinya merasa sangat senang.

Setelah beberapa mil di jalan,wanita tui itu melihat sebuah cafe kecil.Dia ingin masuk untuk makan sedikit makanan baru melanjutkan kembali perjalanan pulang kerumah.

Seorang pelayan datang menyambutnya dengan sebuah senyuman manis dan ramah dibibirnya,seperti ia tidak pernah lelah memberi senyuman seharian pada tiap orang yang datang.wanita tua itu memperhatikan bahwa pelayan itu sedang hamil 8 atau 9 bulan,tetapi sikapnya sedikitpun tidak menunjukan perubahan karena telah lelah bekerja terlalu berat.

Selesai makan,wanita tua itu mengeluarkan selembar uang $100.Ketika pelayan itu pergi untuk mengambil uang kembalian untuk wanita tua,wanita tua itu diam-diam pergi keluar.Tidak lama pelayan itu kembali dengan membawa uang kembalian,mencari-cari kemana perginya wanita tua itu,pada saat itu dia melihat sebuah tulisan diatas meja. Disana tertulis : "kamu tidak meminjam apapun dari aku.Sama sepertimu,ada orang yang telah membantuku,sama seperti aku telah membantumu.Bila kamu benar-benar ingin berterima kasih padaku tolong jangan biarkan rantai cinta ini putus."

Walaupun masih harus membereskan meja,melayani tamu,tetapi hari itu,pelayan wanita itu harus tetap bertahan.Malamnya usai kerja,berbaring diatas ranjang,dia masih berpikir tentang uang itu dan wanita tua,bagaimana wanita tua itu tahu bahwa ia dan suaminya begitu membutuhkan uang? Bulan depan dia akan melahirkan,hidup akan menjadi bertambah sulit,dia tahu suaminya sangat khawatir.ketika suaminya berbaring disampingnya,dia memberikan sebuah ciuman yang manis,sambil berkata :"semuanya akan baik-baik saja,aku mencintaimu John."

Tetanggaku yang cantik

by langitku @ 2006-11-24 - 10:16:00

Ini kisah tentang tetangga depan rumahku,dia seumuran denganku. Waktu SD dan SMP kami satu sekolah,bahkan waktu SMP kami selalu berangkat bareng .Dari dulu saya suka iri denganya, dia bukan cuma cantik, rambutnya bagus,kulitnya putih dan segala hal bisa dengan mudah dia dapatkan tanpa susah payah.
Lulus SMP dia melanjutkan di sebuah SMU favorit di Semarang,tentunya dengan campur tangan Bapaknya.
Lulus SMU dia boleh memilih Universitas dimanapun yang dia mau,ditambah satu buah motor baru waktu itu.
Sementara saya, hal itu sama sekali ngga berlaku, saya hanya bisa kuliah kalau lolos dalam UMPTN kalau tidak yah ngga kuliah..
sulit banget waktu itu,tapi mau gimana lagi hidup tetap harus dijalani,toh ngga kuliah bukan akhir dari segalanya.
Kembali ke tetangga depan rumahku yang cantik.Lulus kuliah dia langsung dapat pekerjaan, tentunya dengan campur tanggan bapaknya juga.belum genap satu tahun dia bekerja bapaknya ngenalin dia keteman kerja bapaknya.Dengan sedikit berontak pada awalnya, dan klepek-klepek pada akhirnya,loh kok bisa??
Rencana bapaknya untuk menjodohkan dia yang awalnya ditolak mentah-mentah dalam satu bulan berikutnya berudah 180 derajat, tau kenapa? ternyata tetangga saya yang cantik itu sudah hamil (maaf bukan bermaksud membuka aip orang, ini hanya sekedar contoh  pembelajaran hidup)
Sampai disini saya masih menyimpan sedikit iri buat tetangga saya yang cantik itu, sampai dengan 5 bulan usia pernikahannya. Oh yah setelah menikah tetangga saya itu ikut suaminya tinggal di Surabaya, dan ini lah titik balik dimana mata saya mulai sedikit terbuka, melihat satu kebahagiaan dan kecintaan yang Alloh berikan buat saya.
Lah apa hubunganya coba??
Tetangga saya yang cantik itu tiap kali pulang kerumah orangtuanya tidak pernah diantar suaminya, bayangin saja dari Surabaya ke Semarang dengan perut besarnya.
ibu hamil yang seharusnya tambah ndut tidak buat dia, saya sampai miris melihatnya, kondisi hamil 5 bulan, dengan muka pucat pasi dan tubuh yang semakin kurus datang ke Semarang dengan kedua mata sembab.
Hampir 2 minggu dia di rumah orangtuanya, tiappagi saat saya buka pintu rumah berlanjut mengeluarkan motor pemandangan yang sama selalu ada diteras tetangga saya.Tau apa??
Tetangga saya yang cantik itu dengan muka pucat pasinya duduk diteras rumahnya sambil mengelus-elus perut dilengkapi dengan pandangan yang kosong dan mata yang berkaca-kaca.
Setelah 2 minggu dia balik ke rumah suaminya, tanpa dijemput suaminya.
Diusia kandunganya mencapai 7 bulan, sudah merupakan adat bagi orang Jawa, malakukan nuju bulanan untuk ibu hamil.
Tetangga saya yang cantik itu balik ke Semarang masih dengan kondisi yang sama pucat, dan kali ini terlihat jauh lebih kurus dari sebelumnya, dan tanpa didamping suaminya.
Kami para tetangga berfikir, mungkin saat upacara nujubulani sang suami akan datang, tapi perkiraan kami meleset, sang suami tetap tidak datang juga.Bahkan tetangga saya yang cantik itu harus kembali ke Surabaya sendirian.
Dan kini saat bayinya sudah lahir, oh yahh tetangga saya melahirkan di Semarang, tentunya tanpa didampingi suaminya.
Mungkin tadi saya lupa menceritakan kalau setelah tetangga saya yang cantik itu menikah dia berhenti dari tempat kerjanya.
yang terfikir oleh saya saat itu, betapa mudah hidupnya semua serba telah disiapkan, dan kalaupun dia saat itu memutuskan untuk tidak bekerja, mungkin ilmu yang dia dapat di bangku kuliah akan diterapkan untuk membesarkan dan mendidik anaknya kelak.
Dan saat usia anaknya seminggu dia bukan hanya memberika ASI, tapi juga nasi yang dicampur dengan pisang 3X dalam sehari! bisa dibayangkan...
harusnya bayi baru mendapat makanan tambahan usia 4bulan itupun 2X dalam sehari.

Kalau saat dia hamil 5bulan, sedikit mata saya terbuka, tapi sekarang mata saya sudah benar-benar terbuka, kenapa??
Tanpa pendidikan seformal yang tetangga saya miliki, alkhamdullilah saya bisa menduduki posisi yang mungkin bagi sebagian orang diluar sana adalah impian,
Walaupun saat ini orangtua saya tidak menyediakan seorang laki-laki untuk menjadi teman hidup saya, dan saya saat ini belum payu, jauh lebih beruntung lantaran saya memiliki lebih banyak waktu untuk mengenal bayak hal dan lebih banyak lagi waktu buat saya untuk belajar bagaimana mendidik dan memberikan yang terbaik buat anak-anakku kelak.
Kiranya keirian itu tak harus ada dari dulu, jika saya tahu rencana indah yang telah Alloh persiapkan untuk masa depan saya.
sayangnya lebih dari 10tahun saya baru mudeng, hehehe...bodohnya saya ini

Ulang Tahun Pertama Motorku

by langitku @ 2006-11-23 - 10:17:13

Hari ini ulang tahun pertama motorku loh..
Ngga terasa udah setaun nemenin aku pulang pergi kekantor..sementara rute yang diijinkan dilewati baru itu.. blm dpt ijin dari ibu buat pergi kemana-mana sendiri(klo ketauan) klo ga ketauan hehehehe...

TANDA-TANDA SEBELUM KITA MENINGGAL

by langitku @ 2006-11-22 - 08:58:48

Terlepas benar tidaknya semoga ini bisa menjadi pengingat buat kita semua.

TANDA-TANDA SEBELUM KITA MENINGGAL

" Tanda 100 hari menjelang meninggal " Ini adalah tanda pertama dari ALLAH SWT kepada hambanya dan hanya akan di sadari oleh mereka yang dikehendakinya...... Walau bagaimanapun semua orang islam akan mendapat tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak.....
Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut
hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan -akan bergetar...... Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan keha! diran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa
memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat...
Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk
memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

" Tanda 40 hari "
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bahagian pusat kita akan berdenyut-denyut
pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash ALLAH SWT, maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat
persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa ...
Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika...

Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa
adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.........

" Tanda 7 hari "
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesaktian
dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan...

" Tanda 3 hari " Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.... Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi... Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan Beransur-ansur masuk ke dalam... Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan...

" Tanda 1 hari " Akan berlaku sesudah ashar dimana kita akan
merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ahsar keesokan harinya....

" Tanda akhir "
Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibahagian pusat dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian Halkum... Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimat SYAHADAT dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada ALLAH SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula...

SESUNGGUHNYA MENGINGAT MATI ITU
ADALAH BIJAK

Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri

by langitku @ 2006-11-22 - 08:55:01

Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri
oleh Gede Prama

Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam
kehidupan.
Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan
karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang
diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau
masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang
diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar
sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit.Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.

Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari
kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa
ini di waktu-waktu ketika ia harus datang
berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini,
memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga
berlaku untuk seorang raja dan penguasa yang paling
berkuasa sekalipun.

Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri
untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung.
Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan.
Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah
sangat bersyukur. Pelukan-pelukan kebijakan seperti
inilah yang datang ketika sang hidup sempat
membanting saya dari sebuah ketinggian.

Sakit memang, tapi karena ia sudah saatnya datang
berkunjung, dan kita tidak punya pilihan lain
terkecuali membukakan pintu rumah kehidupan, maka
seterpaksa apapun hanya keikhlasanlah satu-satunya
modal berguna dalam hal ini.

Ketika Allah bilang tidak.......

by langitku @ 2006-11-22 - 08:44:20

Ketika Allah bilang tidak.......

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah ambillah kesombonganku dariku."
Allah berkata, "Tidak. Bukan Aku yang
mengambil, tapi kau yang harus
menyerahkannya."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku
yang cacat."
Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna,
tubuhnya hanyalah sementara."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku kesabaran."
Allah berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari
ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak
diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku kebahagiaan."
Allah berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan,
kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk
menghargai keberkahan itu."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan."
Allah berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu
dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-Ku."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan
hidup ini nikmat."
Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan
supaya kau menikmati segala hal."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah bantu aku
MENCINTAI orang lain,Sebesar cinta-Mu padaku.
Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti .!!"

Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil,
kita telah susah payah memanjatkan doa,
meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak
ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan,
puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita
kirimkan tak ada jawaban sama sekali, sementara
orang lain dengan mudahnya mendapatkan
pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam
pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang
lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.
Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang
baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan
kegagalan, orang lain dengan mudah bergante
pasangan. Kita menginginkan harta yang
berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus
meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil
yang sedang demam dan pilek lalu kita melihat
tukang es. Kita yang sedang panas badannya
merasa haus dan merasa dengan minum es dapat
mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu
kita meminta pada orang tua kita (seperti kita
berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar
dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau
es dapat memperparah penyakit kita. Tentu
dengan segala dalih kita tidak dibelikan es.
Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru
boleh minum es yang lezat itu. Begitu pula dengan
Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang
paling baik bagi kita.

Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini
Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang
terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu
diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan
terus berdoa.

Rencana Indah-Nya

by langitku @ 2006-11-22 - 06:37:49

Alloh memberi bukan tanpa sebab, pasti ada rencana indah dibalik ini semua..mungkin Alloh telah menyiapkan seorang yang sabarnya seperti Nabi Muhammad,tampanya seperti Nabi Yusuf dan kayanya seperti Nabi Sulaiman.

--nasehat utk diri sendiri--

Kalung Mutiara Anisa

by langitku @ 2006-11-21 - 09:34:23

Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket.

Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.

Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji : Tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik.

Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya "Ibu,bolehkah Anisa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa.Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas.

Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...

"Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?"

Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya."Terimakasih..., Ibu"

Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalungitu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya.Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur.Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...

Setiap malam sebelum tidur, Ayah Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya "Anisa..., Anisa sayang ngga sama Ayah ?" "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !" "Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..." "Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga""Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.

Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, "Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah ?" "Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah ?"."Kalau begitu, berikan pada Ayah kalung mutiaramu.""Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini. " Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain.

Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk kekamarnya, Anisa sedang duduk di atas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. Dari matanya,mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya..."Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?"

Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya " Kalau Ayah mau... ambillah kalung Anisa"

Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih... sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa..."Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan ?

Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau"

Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa. Demikian pula halnya dengan Allah SWT.Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa : Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan.

untuk diriku -belajar lebih ikhlas-


 
 

Footer

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.